Pendirian PT di Medan: Dokumen dan Checklist
Pendirian PT di Medan: Dokumen dan Checklist adalah panduan praktis untuk pengusaha yang ingin mendirikan Perseroan Terbatas (PT) di wilayah Medan. Artikel ini menjelaskan dokumen apa saja yang diperlukan, langkah administratif yang harus dilalui (termasuk AHU dan OSS), serta checklist lengkap agar proses berjalan cepat dan tanpa hambatan.
Mengapa Mendirikan PT di Medan?
Pertama, mendirikan PT memberikan struktur hukum yang jelas untuk bisnis Anda. Selain itu, dengan status badan hukum, tanggung jawab pemilik menjadi terbatas pada modal yang disetor. Oleh sebab itu, PT kerap menjadi pilihan startup dan usaha yang akan berkembang atau berencana mencari investor. Di Medan, akses ke pasar regional Sumatera Utara makin penting; oleh karena itu, legalitas PT akan memudahkan kerja sama bisnis dan membuka peluang tender atau kontrak yang mensyaratkan badan hukum.
Persiapan Awal & Pertimbangan Penting
Sebelum memulai proses formal, sebaiknya Anda melakukan beberapa persiapan praktis. Pertama, tentukan struktur pemegang saham dan susunan direksi yang jelas. Selanjutnya, pilih nama PT yang mudah diingat namun unik — karena nama harus melalui pengecekan ketersediaan pada AHU. Selain itu, tentukan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang sesuai dengan kegiatan utama perusahaan Anda. Dengan perencanaan yang matang, proses pendaftaran akan lebih lancar dan risiko revisi berkurang.
Dokumen Wajib untuk Pendirian PT
Selanjutnya, berikut daftar dokumen yang biasanya wajib dipersiapkan. Persiapkan dokumen ini terlebih dahulu untuk mempercepat pembuatan akta dan pengurusan administrasi lanjutan.
Dokumen identitas pendiri
- KTP pemegang saham dan pengurus (direktur / komisaris).
- NPWP pribadi pemegang saham dan pengurus.
Dokumen perusahaan & administrasi
- Nama PT yang telah dicek ketersediaannya.
- Alamat domisili usaha & bukti kepemilikan/sewa.
- Rencana usaha singkat dan KBLI yang relevan.
- Modal dasar, ditempatkan, dan disetor (sebutkan nominal pada akta jika diperlukan).
Surat & pernyataan lain
- Surat pernyataan domisili (jika diminta oleh instansi setempat).
- Surat kuasa (jika proses dikuasakan ke pihak ketiga atau konsultan).
Perlu dicatat bahwa notaris biasanya akan meminta dokumen tambahan berdasarkan kebutuhan spesifik. Oleh karena itu, pastikan komunikasi yang jelas antara Anda dan notaris sejak awal.
Checklist Langkah-demi-Langkah Pendirian PT
Berikut checklist praktis yang bisa Anda gunakan sebagai panduan ketika hendak mendirikan PT di Medan. Gunakan checklist ini agar setiap langkah dapat dipantau dan tidak ada yang terlewat.
- Rancang struktur pemegang saham dan jabatan direksi / komisaris.
- Rancang nama PT & lakukan pengecekan nama pada AHU.
- Siapkan dokumen KTP, NPWP, alamat usaha, dan bukti sewa/kepemilikan.
- Kunjungi notaris untuk pembuatan akta pendirian PT.
- Ajukan pengesahan akta ke Kemenkumham (AHU Online).
- Daftar NIB dan perizinan di OSS RBA (oss.go.id).
- Daftar NPWP badan dan BPJS (jika diperlukan).
- Urutkan perizinan operasional tambahan sesuai KBLI (izin prinsip/izin usaha).
- Siapkan pembukuan awal dan sistem administrasi internal.
Seiring berjalannya proses, simpan semua bukti pengajuan dan nomor registrasi. Kemudian, tindak lanjut administrasi dapat dilakukan lebih cepat ketika semua bukti telah tersedia.
Alur Resmi: OSS RBA & Pengesahan AHU
Untuk pengesahan dan perizinan, dua platform utama yang harus Anda ketahui adalah AHU Online (untuk pengesahan akta) dan OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) untuk NIB dan izin usaha. Secara singkat alurnya sebagai berikut:
- Notaris membuat akta pendirian dan men-submit ke AHU untuk pengesahan.
- Setelah akta disahkan dan nomor AHU diterima, pemilik melanjutkan pendaftaran NIB dan perizinan melalui OSS RBA.
- OSS akan menerbitkan NIB yang berfungsi pula sebagai TDP, NPWP, dan akses ke beberapa izin lainnya secara terintegrasi.
- Selanjutnya, urus izin komersial atau izin teknis yang spesifik sesuai KBLI (mis. HO/IMB/izin lingkungan jika diperlukan).
Informasi resmi OSS dapat diakses melalui portal resmi: https://oss.go.id. Sedangkan informasi pengesahan akta dapat dilihat di portal AHU: https://ahu.go.id. Dengan merujuk sumber resmi, Anda meminimalkan risiko miskomunikasi saat proses pendaftaran.

Comments are not available at the moment.